Semen Padang Raih Dua Penghargaan dari Dinas Lingkungan Hidup Sumbar

Padang, Rakyat Sumbar— PT Semen Padang berhasil meraih dua penghargaan Pendidikan Lingkungan dan Produksi Bersih 2016 dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumbar. Penghargaan diperoleh melalui Corporate Social Responsibility (CSR) yang dianggap telah menjalankan amanat UU No 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
Kepala Biro CSR Semen Padang Muhamad Ikrar mengatakan, kedua penghargaan ini berhasil diraih, tidak terlepas dari konsistensi CSR Semen Padang yang terus menerapkan konsep triple bottom line dalam pengelolaan perusahaan. Dimana,  terdapat tiga pilar yang menjadi fokus perusahaan. Salah satunya, yaitu pilar planet yang di dalamnya terdapat berbagai program peduli lingkungan.
Meskipun begitu, penghargaan yang diraih ini tentu saja akan menjadi tolak ukur bagi CSR Semen Padang untuk mengetahui sejauh mana kapasitas pengelolaan CSR. “Jadi melalui penghargan ini, kami mengetahui dimana posisi kepedulian perusahaan terhadap lingkungan. Mudah-mudahan, kedua penghargaan ini menjadi penyemangat perusahaan agar lebih baik ke depan,“ sebut Ikrar usai menerima penghargaan di Aula Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumbar, Selasa (3/10).
Kasi Peningkatan Kapasitas Lingkungan di Dinas Lingkungan Hidup Sumbar, Dasril SP menuturkan bahwa dua penghargaan tersebut diberikan, karena PT Semen Padang sudah banyak berkontribusi kepada lingkungan. Seperti penghargaan Pendidikan Lingkungan misalnya. Penghargaan tersebut diberikan, karena adanya kepedulian CSR Semen Padang kepada sekolah-sekolah yang ada di lingkungan perusahaan.
“Salah satunya, SD Bustanul Ulum di Batu Busuk, Kecamatan Pauh. Bahkan sekolah yang dibina CSR Semen Padang itu, berhasil meraih penghargaan Adiwiyata Mandiri 2017. Jadi, atas dasar itulah penghargaan Pendidikan Bersih kami berikan kepada PT Semen Padang,” ujarnya.
Sedangkan untuk penghargaan Produksi Bersih, ia menjelaskan, diberikan karena PT Semen Padang dianggap sebagai perusahaan yang terus melakukan penghematan terhadap sumber daya seperti air dan listrik. “Di samping penghematan, PT Semen Padang juga dianggap sebagai perusahaan yang mengelola limbahnya dengan baik, sehingga dapat mengurangi dampak lingkungan,” jelasnya.
Kabid Pengelolaan Sampah Limbah B3 dan Peningkatan Kaspasitas Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumbar, Petriawati menyebut selain PT Semen Padang, juga ada empat perusahaan lainnya di Sumbar yang diberikan penghargaan, yaitu PT Gersindo Minang Plantion di Pasaman Barat dan PT Tirta Investama di Kabupaten Solok. Kedua perusahaan itu, diberikan penghargaan Kantor Ramah Lingkungan.
Kemudian dua perusahaan lainnya, yaitu PT Tidar Kerinci Agung di Dharmasraya dan PT Bakrie Pasaman Plantation di Pasaman Barat. “Untuk PT Tidak Kerinci Agung, kami berikan dua penghargaan, yaitu kategori Konservasi SDA dan Energi Terbarukan. Sedangkan PT Bakrie Pasaman Plantation di Pasaman Barat, diberikan penghargaan kategori Konservasi SDA,” terangnya.
Masing-masing penghargaan ini,  tidak diberikan begitu saja, sebab ada beberapa indikator yang harus dipenuhi. Di antaranya, mengirimkan profil CSR, dan dokumen-dokumen kegiatan lingkungan yang telah dilakukan CSR masing-masing perusahaan ke Dinas Lingkungan Hidup.
“Profil dan kegiatan tersebut kemudian kami evaluasi. Di samping itu, kami juga melakukan penilaian ke lapangan untuk mengetahui apakah program lingkungan CSR masing-masing perusahaan benar-benar tepat sasaran atau tidak,” tuturnya.(mul)
Poto : Kabid Pengelolaan Sampah Limbah B3 dan Peningkatan Kaspasitas Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumbar, Petriawati  menyerahkan penghargaan kepada Kepala Biro CSR Semen Padang Muhamad Ikrar

 

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No widgets found. Go to Widget page and add the widget in Offcanvas Sidebar Widget Area.