Lesehan Saung Kuring,Menu Makanan Hingga Dekorasi Bangunan Khas Sunda

Padang, Rakyat Sumbar—Bagi yang menggemari hidangan Sunda, Lesehan Saung Kuring mungkin bisa menjadi pilihan untuk mendapatkan berbagai menu masakan khas Sunda. Rumah makan  yang berlokasi di jalan Jalan Wahidin II No. 5 A RT. 03/RW II Kelurahan Ganting kecamatan Padang Timur Kota Padang menyajikan menu makanan dan dekorasi bangunan tradisional Sunda.
Lesehan Saung Kuring adalah Sekretariat  Paguyuban Warga Sunda ( PWS) Sumatera Barat. Tempat makan ini terletak di lokasi yang sangat strategis, karena dekat dengan lingkungan perkantoran, sehingga menjadi tempat makan siang bagi yang menggemari hidangan masakan Sunda.
Masyarakat Sunda tentu sudah terbiasa menikmati masakan Minang, sebab ada banyak rumah makan di Sumbar yang bisa dijumpai. Sekarang anda tak perlu jauh mencari masakan Sunda yang pas lidah, bisa datang langsung  Lesehan Saung Kuring  yang  di gagas oleh Aji Rukmana.
“Dengan konsep Sunda, tata ruang juga  bernuansa Sunda dengan bambu-bambu, dan dilengkapi dengan toilet dan mushola. Lesehan Saung Kuring mempunyai tempat yang cukup besar, makan di meja standar dengan duduk di kursi atau di saung lesehan yang berada di luar,” sebut Pemilik Lesehan Saung Kuring tersebut.
Ada banyak menu makanan khas Sunda yang ada di rumah makan ini. Diantaranya  empal gentong yaitu masakan khas Cirebon berupa sup daging sapi yang dimasak menggunakan gentong atau wadah besar terbuat dari tanah liat.
“Bahan masakannya berupa daging sapi, babat, jerohan sapi lainnya yang dibuat seperti gulai dan dimasak menggunakan bahan bakar kayu.Untuk satu porsi empal gentong cukup dengan Rp15 ribu dan masakan ini disediakan dari pagi hingga malam,” ungkap Aji Rukmana.
Untuk memesan makanan, dapat langsung memesannya dari pelayan. Tetapi, bila masih bingung memilih, dapat melihat langsung makanan apa saja yang tersedia.
Pada bagian depan, ada tempat prasmanan yang berisi makanan yang dapat dipilih. Pembeli dapat mengambil makanan tersebut, kemudian pada akhir meja ada pelayan yang akan menghitung makanan yang dimakan.
Berbagai menu makanan khas sunda dapat dinikmati, diantaranya ayam penyet bumbu kencur, sop gurame, gepuk,  dan aneka macam pepes. Seperti pepes jamur, pepes ayam, pepes tahu dan picung.
Tak hanya itu, bermacam-macam sayur khas sunda, seperti sayur jantung, sayur iwung, sayur lodeh, rebus jantung, semur jengkol, sayur asem, tumis kangkung, jamur dan tumis genjer.
Yang tidak boleh ketinggalan dari masakan Sunda adalah lalapan dan cocolan sambal, serta ada tahu dan tempe goreng sebagai pelengkapnya. Teh tawar akan diberikan gratis untuk menikmati santap menu makanan khas Sunda anda.
Untuk minumannya, anda dapat memilih es kepala muda, es jeruk  yang segar, dan es cincau yang disajikan di gelas besar. Aneka jus buah dapat menjadi pilihan bagi anda yang ingin menikmati khasiat dari buah-buahan.
Untuk dapat bersantap sambil bersantai  anda dapat memilih untuk datangi Lesehan Saung Kuring segera. Selain banyak menu makanan khas Sunda, suasana bersih dan nyaman akan membuat anda betah berlama-lama disini.
Ia menuturkan, semakin banyaknya warga Minang di Jawa Barat atau Banten pulang kampung ke Sumbar dan menetap, menjadikan peluang menggaet konsumen semakin besar.
“Intinya semua masyarakat yang tinggal di Sumbar bisa mengenal dan mencicipi masakan, budaya, dan karakter masyarakat Sunda,” ujarnya.
Kehadiran rumah makan khas Sunda ini mendapatkan sambungan positif dari masyarakat yang ingin menikmati masakan Sunda. Sebab mereka sekarang tinggal datang ke Lesehan Saung Kuring.
“Masakan Saung Kuring ini memiliki rasa yang khas dan pas di lidah. Kalau mau mencoba masakan khas Sunda, disini tempatnya,” sebut Sunhadi salah satu BUMN yang sering datang ke rumah makan tersebut.
Harga menu di rumah makannya cukup murah. Seperti nasi timbel atau nasi yang dibungkus daun pisang berbentuk silinder dan disajikan dengan beragam lauk seperti goreng ayam, sayuran lalap dan sambal khas Bumi Parahyangan tersebut dijual seporsi Rp25 ribu.
“Di samping mengutamakan harga dan menu, kami juga mengutamakan selera orang Sunda khususnya yang sudah lama tidak pulang kampong,” jelasnya.
Ada lagi pepes peda atau pepes ikan asin yang dicampurkan daun singkong atau parutan kelapa dan dibungkus daun pisang kemudian dikukus. Selain itu ada makanan ringan khas Sunda, seperti cireng yang merupakan tepung kanji digoreng dengan isi daging atau cabai hijau.kemudian ada combro atau oncom “dijero” yang terbuat dari parutan singkong kemudian digoreng dengan isi oncom atau tempe.
Bila dilihat dari luar bangunan rumah makan itu berbentuk rumah joglo khas Jawa Barat yang beratapkan rumbia, kemudian pada beberapa sisi terdapat hiasan dinding khas Sunda atau alat musik seperti calung yang digantung. Selain itu dalam menyajikan makanan kepada konsumen menggunakan budaya Sunda seperti penggunaan “boboko” atau bakul untuk nasi.
“Di samping mengenalkan kuliner Sunda, kami juga ingin menampilkan budaya Sunda dalam dekorasi bangunan, dan penyajian makanan kepada konsumen. Inilah yang membuat Lesehan Saung Kuring menjadi pilihan untuk menikmati makanan khas Sunda disini,” pungkasnya. (wan)

 

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No widgets found. Go to Widget page and add the widget in Offcanvas Sidebar Widget Area.