Cemburu Berakhir di Sumur / Polisi Tangkap Pelaku di SPBU Batang Anai

Padang, Rakyat Sumbar — Misteri penemuan mayat di sumur akhirnya terungkap. Empat hari pasca kejadian itu Polisi menangkap Yogi Isra Saputra, 18, yang diduga membunuh dan membuang korban ke sumur itu.
Pelaku ditangkap personel Satreskrim Polresta Padang, Senin (26/2) sekira pukul 17.00 di SPBU Batang Anai, Kabupaten Padangpariaman. Motifnya karena pelaku cemburu terhadap korban. Polisi juga menyita seliah golok dan barang bukti lainnya.
Kapolresta Padang Kombes Pol Chairul Aziz mengatakan kejadian pembunuhan terjadi pada Rabu, (21/2) malam. Sedangkan mayat korban ditemukan Kamis (22/2) sekira pukul 18.00 wib. Setelah dilakukan penyelidikan pelaku dapat ditangkap.
“Setelah membunuh korban, pelaku melarikan diri dan ditangkap di SPBU Batang Anai, Padangpariaman. Selama pelarian pelaku tidur di terminal Padangpanjang,” kata Chairul, saat rilis di mapolresta, kemarin sore.
Dijelaskan Chairul, pelaku nekat membunuh korban karena cemburu, sebab pacar pelaku sangat dekat dan beralih perhatian ke korban. Bahkan, pelaku sebelum membunuh juga sempat menyampaikan ancaman memberi pelajaran kepada korban.
“Malam itu sangat sepi, pelaku membunuh dengan menggunakan golok. Golok dihujamkan ke korban dua kali, di leher dan di kepala. Setelah korban terkapar juga dipijak kaki korban. Setelah itu diseret dan dibuang ke sumur,” ujar  Chairul.
Diceritakan Chairul, korban Abdul Aziz tinggal di kawasan Seberang Palinggam. Ia diajak oleh pelaku pelaku pergi ke tempat pacar pelaku berinisial M, dengan alasan merayakan ulang tahun. Saat itu korban dan pelaku bonceng tiga dengan rekannya berinisial R alias U.
Tetapi, setiba di sana tidak ada perayaan ulang tahun. Setelah itu mereka pergi ke tugu Simpang Haru. Setelah dari sana pergi ke Kampung Kalawi. Motor yang dipakai adalah motor korban yang dikendarai oleh pelaku. Selanjutnya mereka mampir ke warnet untuk bertemu dengan E dan T.
Selanjutnya R alias U, ditinggalkan, dan pelaku serta korvan pergi ke rumah ibu pelaku di kawasan Jati. Di sana pelaku mengambil golok dan kemudian diselipkan di pinggangnya. Kemudian korban boncengan dengan pelaku pergi ke kawasan Kuranji, dan terjadilah pembunuhan di lokasi itu.
“Setelah selesai membunuh, di telpon si E dan T oleh pelaku dan minta numpang tidur. Ketika di warnet, ia sudah menyebutkan akan memberikan pelajar kepada Abdul Aziz. Setelah itu motor korban dijual oleh si E dan T. Dinual berapa pelaku tidak tahu, tetapi dapat bagian Rp1 juta,” ujar Kapolres.
Korban dan pelaku sama-sama satu tempat kerja sebagai buruh. Namun, sehari sebelum kejadian, pelaku dikeluarkan dari tempat kerja. “Jadi, karena pacar pelaku M, beralih ke korban, membuat pelaku cemburu, dan membunuh korban. Pelaku dijerat pasal 340 KUHP hukuman diatas 12 tahun penjara,” ungkap Chairul.
Berita sebelumnya, Mayat Abdul Aziz, 29, ditemukan di lokasi kejadian di Perumahan Kuranji Permai, RT 01 RW III, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kamis, (22/2) sekira pukul 18.10, terdapat tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. (byr)
By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No widgets found. Go to Widget page and add the widget in Offcanvas Sidebar Widget Area.