Tsunami Digital Mengancam Jika Tak Kuasai TIK

Lulusan Unand Diminta Tak Sekedar Menjadi Populasi

Padang, Rakyat Sumbar—Dunia telah memasuki era revolusi industri. Perubahan sangat cepat pada semua aspek kehidupan karena penggunaan teknologi digital yang tak dapat ditahan lagi. Jika tak diikuti atau dikuasai akan terdampak tsunami digital. Untuk itu saat ini pemamfaatan teknologi digital perlu dipergunakan pada kegiatan-kegiatan yang lebih produktif.

”Dalam era digital saat ini bangsa kita tidak hanya menghadapi masalah ketertinggalan kualitas Sumber daya Manusia (SDM) di bidang pendidikan atau di wilayah akademik. Namun juga di wilayah kemampuan digital, untuk itu wajib hukumnya melek teknologi informasi dan komunikasi (TIK),” sebut Rektor Unand, Tafdil Husni saat memberikan sambutan pada saat mewisuda sebanyak 1217 lulusan program sarjana, di kegiatan wisuda I tahun 2018, di Auditorium Unand, Sabtu (24/2).

Ia mengatakan, ke depan akan semakin banyak pekerjaan yang akan digantikan teknologi digital. Hal ini tentunya menjadikan kesempatan kerjapun semakin berkurang terutama bagi SDM atau lulusan yang tidak melek teknologi.

“Saya mengharapkan pada semua lulusan supaya merobah orietasinya dari job seeker menjadi job creator atau menjadi enterprenuer atau wirausaha. Program ini telah dijalankan oleh Unand dalam bentuk pengembangan aktivitas yang relevan dengan kewirausahaan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, agar bisa bersaing perlu ditumbuhkembangkan budaya inovasi. Hal itu dapat muncul apabila kualitas sumber manusianya baik dan berkualitas di bidang pendidikan. Temuan yang baru yang inovatif merupakan kunci dari perkembangan suatu bangsa.

“Jika ingin memenangkan persaingan inovasi menjadi kuncinya, kekayaan sumberdaya alam dan kesuburan tanah negara kita tidak banyak membantu jika tidak dibarengi dengan karya-karya inovatif,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, beberapa inovasi hasil riset Unand telah diaplikasikan dalam berbagai bidang terutama bidang kesehatan, obat-obatan dan pangan, serta bidang lainnya.

“Untuk itu harapan besar kepara wisudawan yang saat ini telah bergelar sarjana akan mampu menjawab tantangan. Tidak sekedar menjadi populasi, tetapi menjadi sumber daya manusia produktif bagi negeri ini,” pungkasnya. (mul)

 

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No widgets found. Go to Widget page and add the widget in Offcanvas Sidebar Widget Area.