Hotel Inna Padang Dukung Promosi Wisata Solsel

Padang, Rakyat Sumbar–Geliat pariwisata dari sejumlah daerah di Sumbar terus digalakan, salah satunya Solok Selatan (Solsel). Terkait hal ini pun PT Hotel Indonesia Natour membawahi Hotel Grand Inna Padang menyokong akan kepariwisataan daerah tersebut. Langkah diambil dengan mempromosikan potensi yang ada di Solsel, tidak hanya itu HIN akan memberikan pembinaan kepada masyarakat yang tinggal di kawasan 1000 rumah gadang.

“Kami siap mendukung pengembangan pariwisata Solok Selatan dan bersama-sama membantu promosi dan pemasaran,” kata Direktur Utama PT Hotel Indonesia Natour Iswandi Said kepada Harian Rakyat Sumbar, usai melaksanakan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) Promosi Kepariwisataan dengan Bupati Solsel, Muzni Zakaria disaksikan Wagub Sumbar Nasrul Abit, di Hotel Grand Inna Padang, Kamis (29/3).

Dirut PT HIN Iswandi menerangkan, Solsel sebagai destinasi wisata memiliki keunikan dan kearifan lokal, berupa Seribu Rumah Gadang dan menjadikan sebagai Pusat Wisata Kuliner Sumbar.

Grand Inna Padang bersama-sama pemerintah kabupaten akan selanjutnya akan mempromosikan berbagai potensi dan atraksi wisata yang ada di sana, tentunya dengan memperkenalkan dan mengangkat seni budaya, keindahan alam, makanan, serta berbagai kearifan lokal lainnya. Bentuk dukungan berupa penyiapan booth untuk berphoto dengan background keindahan alam Solok Selatan, hingga harga spesial dan penyiapan makanan khas/lokal bagi para tamu yang menginap di Grand Inna Padang dan bahkan akan menyediakan konter khusus bagi beberapa produk makanan khas dari Solsel.

“Selama April 2018 akan dilaksanakan berbagai kegiatan promosi, antara lain acara gala dinner atau makanan khas, penampilan berbagai kesenian berasal dari Solsel setiap minggu,” kata Iswandi.

Sambungnya, pihaknya akan mempersiapkan segala fasilitas di lingkungan perusahaan, mensinergikan dengan semua BUMN, sehingga mengedepankan feature tentang Solsel. Selain itu Solsel mendapatkan dan dapat memanfaatkan fasilitas dari PT. HIN. Ia pun mengingatkan kepada Pemkab untuk mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM). “SDM sangat diperlukan tentunya yang profesional untuk siap melayani, karena industri pariwisata itu perlu, sehingga tamu Solsel dapat menikmati keramahtamahan yang ada di sana,” kata Iswandi.

Tidak dapat dipungkiri akan ada homestay di Solsel di kawasan seribu rumah gadang, ini berawal dari kode Bupati Solsel Muzni Zakaria membuka peluang sebesar-besarnya kepada investor masuk lewat PT. HIN. Terkait hal ini pun, Iswandi didampingi GM Inna Padang Masri Tanjung memaparkan, perusahaan yang ia pimpin itu selalu flesib, besar kemungkinan akan seperti homestay di kawasan Boroboudur. Ini pun kata Iswandi, jika memang dijembatani akan dilaksanakan dengan mencari investor.

 

“Kalau memang dijembatani, tinggal mencari investor dan membangun pengelolaan, ya cukup 100 kamar saja. Tentu perlu pembinaan dan qiuck-nya mengirim tim pelatih ke Solsel atau SDM daerah belajar ke Inna Padang. Ini wujud kepedulian kami terhadap pengembangan pariwisata daerah,” katanya.

Sementara Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria mengatakan pihaknya telah meluncurkan logo pariwisata daerah yaitu “Solok Selatan Heart of Minangkabau”. Ia  menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Group Hotel Indonesia Natour yang telah menyatakan kesiapannya membantu mempromosikan wisata Solsel khususnya wisata Seribu Rumah Gadang. Ini tentunya tidak terlepas dari dukungan Presiden Joko Widodo. Muzni menerangkan kawasan yang diperbaiki ada di Koto Baru, yakni dari 138 rumah gadang yang telah diinventarisir, baik rusak ringan, sedang dan berat terdapat 40 rumah gadang.

“Puluhan yang telah diinventarisir itu disampaikan kepada bapak presiden dan akhirnya mendapat gelontoran dana senilai Rp110 miliar. Nilai itu tidak hanya pada fisik, akan tetapi jaringan jalan, fasilitas umum, MCK, penghijauan, termasuk pembinaan SDM masyarakat yang tinggal di daerah kawasan destinasi,” kata Bupati Solsel Muzni.

Ia berharap dengan kerjasama ini mudah-mudahan semakin di kenal lebih luas lagi. Ia mengklaim jika Solsel unlimited tourism, dimana memiliki titik destinasi, seperti Seribu Rumah Gadang, Goa Batu Kapal, Puluhan Air Terjun terjun, Pendakian Gunung Kerinci. Seribu Rumah Gadang merupakan gapura utama sehingga dikutipkan menjadi brand dalam bentuk logo.

“Kami memilih logo ini karena jualan pariwisata Solok Selatan adalah Kawasan Seribu Rumah Gadang yang berlokasi di Muara Labuh, Solok Selatan,” katanya, dengan demikian Kawasan Seribu Rumah Gadang akan jadi salah satu tujuan wisata yang baru di Sumbar, timpanya.

Dengan respon cepat dan kepedulian yang dilakukan Pemkab Solok Selatan dalam menggarap pengembangan pariwisata, Wakil Gubernur Sumbar menyebutkan “jantung” pariwisata Sumbar sekarang telah diambil alih oleh Solok Selatan. Daerah ini telah memiliki konsep yang jelas dalam berjualan wisata mereka.

“Sekarang kelihatan mana yang peduli dan tidak menggarap pariwisata. Solok Selatan mereka larinya cepat sekali. Padahal lounchingnya baru pada peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Februari 2018 lalu, mereka serius menggarap dan telah memiliki konsep yang jelas dalam pengembangan pariwisatanya. Harusnya setiap kabupaten/kota seperti ini,” ungkap Wagub mengapresiasi. (hrf/mul)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No widgets found. Go to Widget page and add the widget in Offcanvas Sidebar Widget Area.